My Jurney

Long Life Education

Saturday, August 14, 2010

" Mah, ...... Gigi nya Mah ".......

Kalau mengingat kejadian ini pasti deh jadi senyum2 sendiri...makanya daripada senyum2 sendiri saya share aja, siapa tau ada yg mau nemenin senyum..he...he..he.
Kejadiannya sih sudah lama, mungkin sekitar 2 tahun yg lalu. Ketika itu anak bungsu saya yg biasa kami panggil "ade" masih kelas X di sebuah SMA, sudah bbrp hari dia mengeluhkan giginya yg sakit. Nampaknya gigi serinya yg sudah bolong tapi sebenarnya sudah ditambal itu bermasalah lagi. Karena masih banyak kesibukkan lain yg tidak bisa ditunda, saya belum sempat mengajaknya ke Dokter gigi. Rencananya mau saya bawa ke poli gigi di RSUD saja memanfaatkan fasilitas Askes sekalian menghemat kebetulan juga sedang akhir bulan pula,tau sendiri lah pegawai negeri.Hanya saja penggunaan fasilitas Askes memang prosedurnya sedikit agak ribed dan pasti akan menyita waktu lebih lama ketimbang berobat langsung ke tempat praktek Dr gigi.Makanya akhirnya menunggu jadwal jam mengajar kosong.
Suatu pagi setelah si bungsu mengeluarkan motor kami dan memanaskannya sebagai acara rutin di pagi hari sebelum kami sama2 berangkat ke sekolah berboncengan, dia kembali mengeluhkan sakit giginya. Saya janjikan hari itu saya mengurus rujukan ke Puskesmas untuk kemudian menjemput dia di sekolahnya untuk ke poli gigi di RSUD agar tidak banyak meninggalkan jam belajarnya, saya sendiri hari itu tidak ada jam mengajar dan sudah minta izin pada Kepsek saya.Dalam perjalanan mengantarkannya ke sekolah, kami melewati sebuah jembatan yg cukup besar tapi agak menanjak dan biasanya di pagi hari cukup macet sehingga beberapa Polisi Lalu lintas biasanya cukup sibuk mengatur lalin disana. Sambil setengah melamun menunggu Pak Polisi mempersilahkan para pengendara dari arah kami melaju, terdengar si ade di belakang saya bilang : "Mah, gigi nya mah...". Saya lantas menjawab : "iya sabar dulu, kan mamah sudah bilang hari ini kita ke poli gigi,abis mengantar ade mamah langsung ke Puskesmas deh minta rujukan dulu". Si ade menjawab lagi :"Bukan gigi ade mah, itu gigi motor diover dulu " katanya...He baru nyadar kalau motor kami mengerang-ngerang agak kepayahan karena pas ditanjakkan saya lupa mengover gigi nya." Oooh " kata saya sambil senyum2 sendiri dengan perasaan gimanaaa gitu.
Post a Comment