My Jurney

Long Life Education

Sunday, June 27, 2010

Horeee Bagi Raport

Hari Jum'at atau Sabtu tanggal 25/26 Juni 2010 kemarin hampir serentak siswa SD,SMP dan SMA menerima raport kenaikan kelas.Begitupun di sekolah kami SMP N 2 Sindang Indramayu, kami memilih hari Jum'at karena hari Sabtu di sekolah kami ada agenda lain yaitu pembukaan matrikulasi untuk siswa baru yang akan berlangsung selama 12 hari ke depan. Matrikulasi itu sendiri diisi dengan English camp yaitu pembekalan pelajaran bahasa Inggris dimana ke sekolah kami didatangkan 11 orang instruktur dari kampung Inggris Pare Jawa Timur bekerja sama dengan lembaga kursus Fee Centre.

Seperti biasanya setiap pembagian raport di sekolah kami, siswa diapelkan dulu di lapangan sekalian penutupan PORAK (Pekan Olah Raga Antar Kelas). Dimulai dengan sambutan kepsek sekaligus menutup acara PORAK, dilanjutkan pengumuman jawara2 kelas hasil PORAK dan pembagian trophy serta hadiah2. Setelah itu diumumkan juara2 kelas akademis berdasarkan nilai raport peringkat 1 sampai dengan 3 dan mereka menerima piagam/sertifikat juara kelas sebagai penghargaan dari sekolah.Kemudian diumumkan juga peraih juara umum 1,2,3,tiap tingkatan (kelas VII, VIII, SBI,SSN), dengan penghargaan berupa trophy dan bonus uang dengan jumlah variatif.Setelah pengumuman2 baru kemudian para orangtua siswa dipersilahkan memasuki kelas putra/i nya untuk memperoleh informasi2 penting tentang prestasi akademis putra/inya.
Terlepas dari bagaimana cara tiap sekolah menyelengarakan pembagian raport siswa, raport itu sendiri merupakan salah satu pertanggungjawaban sekolah terhadap masyarakat tentang kemampuan yang telah dimiliki siswa yang berupa sekumpulan hasil penilaian.Kegiatan penilaian dilakukan melalui pengukuran atau pengujian terhadap siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dalam suatu unit tertentu. Untuk memperoleh informasi yang akurat penilaian harus dilakukan secara sistematik dengan menggunakan prinsip penilaian.
Seperti yang tercantum pada pasal 25 (4) Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan bahwa kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Ini berarti bahwa pembelajaran dan penilaian harus mengembangkan kompetensi peserta didik yang berhubungan dengan ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor (keterampilan) (baca Penilaian Psikomotorik. Penilaian dan pembelajaran pada ketiga aspek ini tidak sama, masing-masing memiliki karakteristik yang khusus.Kemampuan afektif berhubungan dengan minat dan sikap yang dapat berbentuk tanggung jawab, kerjasama, disiplin, komitmen, percaya diri, jujur, menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan mengendalikan diri. Semua kemampuan ini harus menjadi bagian dari tujuan pembelajaran di sekolah, yang akan dicapai melalui kegiatan pembelajaran yang tepat.Ketiga aspek penilaian tersebut terangkum dalam nilai raport yang merupakan nilai rata2 dari nilai :ulangan harian,tugas-tugas,uts (ulangan tengah semester),ulangan semester/kenaikan kelas. Penilaian tugas2 bisa berupa nilai PR, tugas mandiri atau individual (lisan/tulisan), tugas kelompok, presentasi dll.
Sangat disayangkan masih banyak siswa yang mengabaikan tugas2 dari gurunya, padahal pemberian tugas dari guru baik itu individu maupun kelompok mempunyai tujuan membentuk kemampuan bertanggung jawab,kerjasama,disiplin,komitmen,percaya diri,jujur, menghargai pendapat orang lain dan kemampuan mengendalikan diri. Selain itu diharapkan bagi siswa yang mempunyai kelemahan dalam kemampuan kognitifnya, dia bisa menutupinya dengan kemampuan afektif dan psikomotornya itu.Sebagai guru saya memberi kesempatan pada semua siswa untuk dapat memperoleh nilai sebaik mungkin dari berbagai aspek tadi. Seandainya pada setiap ulangan tertulis dia sulit untuk mendapatkan nilai seratus, bisa jadi dari tugas individual/kelompok dia bisa mendapatkannya karena dia punya kemampuan lebih di keterampilan, dsb.
Post a Comment