Penilaian Menggunakan Rubrik

Dalam penilaian pengerjaan tugas yang telah dilakukan siswa, sebaiknya kita menggunakan Rubrik sebagai alat penilaian, karena Rubrik adalah salah satu alternatip yang tepat  untuk menilai peserta didik secara realtime dan komprehensif   (http://www.google.co.id/#sclient=psy&hl=id&biw=1280&bih=474&source=hp&q=Yovi+Bathesta+dan+Lussy+Dwiutami+Wahyuni&aq=&aqi=&aql=&oq=&pbx=1&fp=761b0ae7f307cf44.)




Rubrik juga tepat digunakan dalam penilaian kemampuan afektif yang berhubungan dengan minat dan sikap yang dapat berupa tanggung jawab, kerjasama, disiplin, komitmen, percaya diri, jujur, menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan mengendalikan diri. Karena semua kemampuan ini harus menjadi bagian dari tujuan pembelajaran di sekolah, yang akan dicapai melalui kegiatan pembelajaran yang tepat.( http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/08/15/penilaian-ranah-afektif/)

Rubrik, menurut beberapa pengertian adalah :
a)      Arens : “Deskripsi terperinci tentang tipe kinerja tertentu dan kriteria yang akan digunakan untuk menilainya “(2008: 244).
b)      Bernie Dodge dan Nancy Pickett : “Adalah alat skoring untuk asesmen yang bersifat subjektif, yang didalamnya terdapat satu set kriteria dan standar yang berhubungan dengan tujuan pembelajaran yang akan diases ke anak didik.” (http://en.wikipedia.org/wiki/
c)      Nitko : “adalah suatu alat yang berisi seperangkat aturan yang digunakan untuk mengases kualitas dari performansi/kinerja mahasiswa/ peserta didik ”. (1996: 241)
d)      Heidi Goodrich Andrade : “suatu alat penskoran yang terdiri dari daftar seperangkat kriteria atau apa yang harus dihitung.” Zainul (2003: 5.17)
Pada prakteknya, penggunaan Rubrik dalam penilaian akan lebih baik lagi jika melibatkan peserta didik sebagai penilai teman sebaya. Sebagai contoh dalam tugas kelompok mempresentasikan SK (Standar Kompetensi) Bangun Ruang di kelas 8, semester 2 di SMP. Ketika suatu kelompok sedang presentasi, maka kelompok yang lain turut ambil bagian dalam penilaian tersebut sehingga secara tidak langsung mereka akan dapat juga menilai atau membandingkan kinerja kelompok yang sedang presentasi dengan kinerja kelompoknya sendiri. Cara ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan berbagai kemampuan peserta didik, baik secara berkelompok maupun individu.
Berikut ini adalah contoh rubrik yang menunjukkan hasil penilaian salah satu kelompok terhadap kelompok lainnya di kelas 8C SMP Negeri 2 Sindang (http://www.smpn2sindang.sch.id/)

CONTOH RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI



Nama Kelompok           :    Cannon
Waktu Presentasi           :    Selasa, 10 Mei 2011
Materi                            :    Cuboid
Members                       :    Agustina Sukamto, Ghia Sartika, Hadist Hasanah, Vindy, Yefa

No.
Kriteria Penilaian
Kurang
20 – 39
Cukup
40 – 59
Baik
60 – 79
Sangat Baik
80 – 98
1.
Penguasaan Materi



80
2.
Alat Peraga & Power Point



95
3.
Kekompakan/Pembagian Kerja


79

4.
Penyampaian



92


Kelompok Penilai           :    Sunset
Members                       :    Bagas Adhika Putra
                                           Fiki Adwantika
                                           Hilmi Aziz
                                           Nahri Hawali
                                           Rachman Andrianto
Total Nilai                    :     346
Rata-rata                       :     86,5 ( sangat baik )


Beberapa hal positif yang dapat saya ambil dari penggunaan Rubrik dalam sistim penilaian ini serta melibatkan peserta didik dalam proses penilaian adalah :
a)      Para peserta didik jadi pembelajar aktif
b)      Para peserta didik memperoleh "content knowledge" dan "procedural knowledge".
c)      Para peserta didik dapat menilai kinerja kelompoknya sendiri ( terbukti ketika kelompok lain sedang beraksi ada yang spontan bertanya “ Mam kami boleh mengulang tidak ? dia mungkin menyadari bahwa pada saat kelompoknya tampil belum semaksimal yang sekarang sedang dia nilai )
d)      Baik pendidik maupun peserta didik memperoleh alat refleksi yang efektif tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung.

Demikian semoga pengalaman ini bermanfaat untuk dapat dicoba oleh rekan-rekan guru di mana pun berada. ( Terinspirasi oleh Mr. Andrew Vivian dan Mrs. Helen Morchel  pada “Pelatihan Guru di Al-Jabr International School” )



2 comments: